July 03, 2020

Bek Persela Lamongan Kejar Kondisi Jelang Liga Bergulir

Liga 1 2020 akan kembali digulirkan pada Oktober mendatang, sesuai dengan surat keputusan PSSI pada 27 lalu, yang menyatakan bahwa seluruh kompetisi Indonesia akan dilaksanakan kembali pada bulan tersebut.

Sudah sejak 16 Maret Liga 1 dan Liga 2 dihentikan karena pandemi virus corona, hingga akhirnya ada kejelasan bakal digulirkan kembali pada Oktober nanti. Hal ini disambut positif oleh para pelaku sepakbola, termasuk pemain.

Birrul Walidain, bek Persela Lamongan, berusaha mengejar kondisi setelah mendengar kabar bahwa kompetisi akan kembali dimainkan. Selama di rumah saja, Birrul pun tetap rutin latihan, supaya kondisi tubuh tidak menurun drastis.

“Iya setelah pengumuman liga dilanjutkan saya semangat mempersiapkan kondisi. Termasuk menambah porsi latihan. Semoga bisa cepet bisa 80 persen lah sebelum kembali ke tim,” ungkap pemain berusia 24 tahun tersebut, dikutip laman resmi Liga Indonesia.

Jebolan Persela U-21 ini memastikan terus melaksanakan protokol kesehatan selama Covid-19 ini. Ia berharap pelaksanaan liga nanti bisa berjalan dengan baik, dan mengimbau agar semua masyarakat terus menjaga kesehatan.

Selain latihan ringan di rumah, Birrul pun sudah memberanikan diri untuk bermain di lapangan terbuka. “Alhamdulillah masih terus latihan pagi di rumah dan sore di lapangan. Sudah sebulan ini latihan di lapangan dan tetap jaga protokol kesehatan,” tuturnya.

Tak bisa dipungkiri, mood berbeda dirasakan Birrul selama harus menjalani latihan seorang diri. Pemain yang sesekali menjadi kapten Persla ini menunggu kabar kapan skuad Laskar Joko Tingkir kembali dikumpulkan untuk berlatih bersama.

“Lebih enak latihan di lapangan karena banyak temannya juga latihan pakai bola, jadi feeling ball tetap terjaga,” tukas Birrul.

Selama era kompetisi bernama Liga 1 pada 2017 lalu, Birrul reguler menjadi pilihan Persela di sisi kanan atau kiri pertahanan. Total 85 penampilan dicatatkan Birrul berkostum biru langit, dengan catatan empat gol. Total 76 laga, Birrul dimainkan sebagai susunan sebelas awal.

Sebelum kompetisi dihentikan pada 16 Maret lalu, Persela termasuk tim yang kesulitan untuk bersaing. Skuad arahan pelatih Nilmaizar tersebut tiga kali tampil dan seluruhnya menelan kekalahan, yakni dari Persib Bandung, PSIS Semarang, dan Borneo FC.